Syaithan itulah yang mengajak umat-umat yang dahulu untuk berbuat keburukan yang pada lahirnya ditampakkan hiasan & keindahan. Kekufuran & kemaksiatan dipertontonkan sebagai kebaikan & keutamaan. Mereka diajak mendustakan para rasul dan menyalahi perintah-perintah Tuhan. Demikianlah amal perbuatan syaithan itu selama-lamanya.
"Demi Alloh, sesungguhnya tlah Kami utus beberapa Rasul kepada umat-umat yang sebelummu, tetapi syaithan itulah yang menampakkan baik dalam pandangan mereka akan pekerjaan mereka yang buruk. Syaithan itulah pemimpin mereka pada hari itu dan mereka akan mendapatkan siksa yang pedih sekali"
Na'udzubillah...
Me
Rabu, 25 Desember 2013
Selasa, 24 Desember 2013
Jadilah Diri Sendiri ;-)
Jadilah k-apaadanya dirimu.. Karna sesungguhnya tersimpan berjuta inspirasi dalam dirimu sendiri yang masih tersembunyi...
Maka kembangkanlah & banggalah menjadi diri sendiri... (y) ;-)
Maka kembangkanlah & banggalah menjadi diri sendiri... (y) ;-)
Senin, 23 Desember 2013
Part III
Sebuah atap
yang menunjukkan banyak keanehan. Ada
banyak bekas-bekas tulang yang tak menentu, ntah tulang apa. Banyak juga mereka
temui atap-atap yang membekas seperti bangunan yang habis dibakar.
Tetapi mereka
tak memperdulikannya, dan merekapun mulai bercerita sambil berkhayal.
“ Wah Vi, bangunan ini kayaknya udah
lama banget yah? Coba bersih, pasti aku bakalan bangun rumah disini. Trus kita
tinggal sama-sama didalamnya. Hehehe.” ucap Sari sambil ngigo’.
“ Hahaha… lucu juga ya? Trus kita buat
atapnya yang transparan. Kan
kalau malem bisa sambil lihat bintang.” Seketika
mereka saling pandang dan tawa merekapun meledak. Sambil terus tertawa, mereka
menikmati hari, tak terasa mentaripun telah berada di ujung barat, pertanda
sore kan
segera tiba.
“ Ri, turun yuk! Udah sore nih. Ntar
juga kita dicari’in temen-temen lagi.” Ajak Vivi.
“ Yaudah yuk, aku juga dah laper nih.
Hehe.” Jawab Sari sambil cengengesan.
Sorepun tlah berlalu dan malampun
mulai menyelimuti hari-hari mereka yang sangat melelahkan oleh tugas-tugas yang
ada. Merekapun mulai istirahat untuk memulihkan energi mereka yang sempat
terkuras.
Ceritanya mpe sini dulu yah... ;-) hehe
Minggu, 22 Desember 2013
Part II
“Teng… teng…
teng” tanda bel masuk kelas telah berbunyi, bersamaan pula datangnya Vivi yang
masih semrawut.
“Hai temen-temen! Dah dari tadi ya?
Wah, jadi malu nih. Hehehe.” Ucapan enteng Vivi, seakan tak merasa berdosa.
Tiba-tiba teman-temannya serempak agak
kesel, “Iya, Vivi!!!”
Tak berapa lama kemudian mobil
penjemput pun datang. Sambil kemas-kemas, mereka menaikkan ransel dan alat
masing-masing.
Disepanjang perjalanan mereka
bergembira sambil bernyanyi. Tak kalah asyiknya Vivi dan Sari yang menikmati
perjalanan dengan brcerita tukar pikiran, sesekali mereka berkhayal tentang
alam.
Saking asyiknya menikmati pemandangan
alam, sampai-sampai merekapun tak menyadari bahwa Gelanggang Perkemahan telah
didepan mata. Merekapun turun satu persatu dengan ransel masing-masing.
Setelah mereka selesai mendirikan
tenda, wajah-wajah lusuh mereka menandakan rasa capek yang teramat sangat.
Merekapun istirahat untuk melepas dahaga dan mengisi perut yang keroncongan.
Tiba-tiba Sari menarik tangan Vivi,
“ Ayo Vi, ikut aku bentar! Kita cari
tempat yang enak yuk? Aku gerah disini.” ucap Sari sambil menarik tangan Vivi.
“ Aduh Sari, mau kemana sih? Capek nih.”
“ Ayolah Vi, dijamin nggak bakal
kecewa deh.” ajak Sari yang tetap menarik tangan Vivi.
Sampai di sebuah bangunan tua
merekapun terdiam, sambil sesekali mereka saling pandang, heran.
Sebuah bangunan tua yang bertingkat
tetapi tak beratap, dan bangunanpun tak sekokoh bangunan yang ada.
“ Vi, kayaknya seru deh disitu. Naik yuk!”
rengek Sari sambil menarik tangan Vivi.
“ Ok. Ayo! “ jawab Vivi yang ternyata
juga sependapat dengan Sari.
Semangat ’45 pun mereka kobarkan,
sambil menaiki tangga satu persatu yang sesekali getaran-getarannya serasa
ingin runtuh. Bangunan tua itu agaknya mulai tak bersahabat. Tetapi merekapun
berhasil mencapai atap yang sangat mengasingkan.
Sabtu, 21 Desember 2013
Kisah 2 orang sahabat ;-)
Part 1
Di suatu waktu ada sebuah kisah dimana
ada dua orang anak SMP yang bersahabat dekat, mereka bernama Vivi dan Sari.
Bahkan saking dekatnya sering ada anak-anak yang tak menyukai kebersamaan
mereka. Tetapi mereka tak pernah menghiraukannya.
Di suatu ketika ada sebuah surat edaran, yang
bertuliskan pengumuman sekaligus undangan untuk mengikuti Kemah Bhakti Sosial
di sebuah Gelanggang Perkemahan.
Disuatu waktu
mereka bertemu dan melakukan percakapan,
“Hai Vi, gimana kamu dapet undangan
untuk mengikuti Kemah BakSos nggak?” Tanya Sari.
“Hai juga. Iya, aku juga dapet
undangan Kemah BakSos. Btw ikut yuk?” ucap Vivi.
“Wow… so sweet! Baru aja aku pengen bilang
itu sama kamu.
“Yaudah kita cari informasi lebih
lanjut yuk!” ajak Vivi.
“Ok. Sob! Let’s go! Hehehe.”
Disuatu pagi yang cerah, Vivi yang
masih tertidur pulas tia-tiba terperanjat, “kriiing…kriiing…kriiing” suara hp
yang membuatnya terkaget-kaget.
“Hallo! Assalamu’alaikum, siapa ya?
Suaranya yang mirip orang lagi kesusahan hampir nyaris tak terdengar.
“Wa’alaikumsallam! Ya ampun Vi, kamu
baru bangun?? Sudah jam berapa ini Vi?” suara berisik Sari nyaris seperti mesin
yang tak ada henti-hentinya.
“Emangnya ini jam berapa?” ucap Vivi
yang masih ngantuk berat, seperti tidak menghiraukan suara Sari.
“Huft… kamu ini! Gini ni akibatnya
kalau terus-terusan tidur malem. Udah, buruan mandi gih. Dah lewat 15 menit
nih.”
“Astaghfirullah, maaf-maaf. Aku lupa
kalau hari ini jadwal berangkat kita ke Gelanggang Perkemahan. Tunggu yah.”
“Yaudah, tapi buruan ya.”
Mau tau kelanjutannya?? ;-)
Jumat, 20 Desember 2013
Kerinduan seorang sahabat :')
Saat ku mulai tersadar dari tidur panjangku,
Ku mulai terbangun,
Perlahan ku buka kedua mataku,
Berharap semua ada di sisiku,
Namun kenyataan itu lain,
Tiada satupun yang berhasil kutemukan,
Ku coba yakinkan diriku tuk perasaan kalut itu,
Namun apa dayaku...
Hanya bayang-bayang yang temani diriku,
Tak mampu ku ungkapkan, tuk segenap rasa rinduku tuk kalian,
Namun slalu terhalang, sebuah sekat yang pernah tersandang... :')
Ku mulai terbangun,
Perlahan ku buka kedua mataku,
Berharap semua ada di sisiku,
Namun kenyataan itu lain,
Tiada satupun yang berhasil kutemukan,
Ku coba yakinkan diriku tuk perasaan kalut itu,
Namun apa dayaku...
Hanya bayang-bayang yang temani diriku,
Tak mampu ku ungkapkan, tuk segenap rasa rinduku tuk kalian,
Namun slalu terhalang, sebuah sekat yang pernah tersandang... :')
Kamis, 19 Desember 2013
Glagah_Beach
Pantai Glagah terletak 40 km sebelah barat daya dari Yogyakarta dari kabupaten Kulon Progo.
Pemerintah setempat telah membangun kawasan pantai ini dengan berbagai fasilitas rekreasi.
Pemerintah setempat telah membangun kawasan pantai ini dengan berbagai fasilitas rekreasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
